“The Skilled Veterans Corps” Pahlawan di Balik Kebocoran Nuklir Fukushima

Lebih dari 200 pensiunan yang dikoordinir Yasuteru Yamada secara sukarela siap melakukan aksinya, menghentikan kebocoran reaktor itu. “The Skilled Veteran Corps”, mereka menyebut diri mereka, terdiri dari para pensiunan insinyur dan profesional lainnya dimana usianya lebih dari 60 tahun. Mereka mengatakan, yang harus menghadapi bahaya radiasi itu adalah mereka, bukan kaum muda Jepang. Yamada memutuskan sudah saatnya bagi generasinya untuk ‘turun tangan.’ “Saya berusia 72 tahun dan rata-rata mungkin memiliki usia 13 sampai 15 tahun lagi. Bahkan jika kami terkena radiasi, kanker akan memerlukan waktu 20-30 tahun atau lebih untuk berkembang pada diri kami. Oleh karena itu kami yang lebih tua memiliki lebih sedikit kesempatan untuk mendapatkan kanker.”
_53070638_jex_1061215_de27-1 19601-620x-elder

Anggota lainnya adalah ex pekerja pembangkit listrik, ahli desain pabrik, penyanyi, dua koki bahkan Michio ex guru sekolah dasar yang menghabiskan masa pensiunnya untuk membantu orang dengan kesulitan belajar. “Saya tidak berpikir aku sangat istimewa. Sebagian besar orang Jepang memiliki perasaan ini dalam hati mereka. Pertanyaannya adalah apakah anda akan melangkah maju atau anda tinggal di belakang dan menonton”, kata Michio. Yamada menertawakan ketika usahanya itu dibandingkan dengan pilot kamikaze dalam Perang Dunia II. “Kami bukan kamikaze. Kamikaze adalah sesuatu yang aneh, tidak ada manajemen risiko di sana. Mereka akan mati. Tapi kita akan datang kembali. Kami harus bekerja tetapi tidak untuk mati.” Yamada sedang melobi pemerintah bagi kelompok relawannya untuk diizinkan masuk ke pembangkit listrik itu. Pemerintah telah menyatakan terima kasih atas tawaran meskipun tetap harus berhati-hati.

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya