The Art Japanese Food “Bento”

Mungkin hal ini bisa dipercaya atau tidak, bahwa Bento pertama kali dikembangkan oleh tentara Samurai Jepang pada abad ke-15゙☆⌒o(*^ー゚). Hal ini bertujuan untuk mengembangkan makanan yang mudah untuk dibawa(*`▼´*).

Inovasi dan modernisasi Bento di Jepang berkembang dengan cepat pada abad ke 19 setelah pasar dibuka oleh angkatan laut Amerika pada 1850-an dan menjadi ciri era Meiji (*`▼´*). Bento mulai dibuat di rumah dan untuk jangka panjang dibuat di pabrik. Bento digunakan untuk makanan pekerja kantor dan anak-anak sekolah゙☆⌒o(*^ー゚).

Saat ini di Jepang Bento diproduksi secara massal dan dijual di toko-toko bento, department store, restoran dan tempat lainnya゙☆⌒o(*^ー゚).

Kebanyakan dari orang Jepang makan satu bento dalam seminggu dan ini tidak biasa untuk mewakili 50% dari diet seseorang(*’-‘)ゞ.

Pada awal 1990-an tipe baru bento menjadi menu makan siang di sekolah seperti karakter bento yang disebut “Kyaraben” (*`▼´*). Para ibu merancang bento untuk anak mereka dengan bentuk kartun, selebriti, hewan, dan karya seni lainnya (*’-‘)ゞ. Saat ini “Kyaraben” menjadi bentuk seni yang diperhatikan secara serius dalam kompetisi “Karyaben” untuk menarik pesaing Internasional ke Jepang゙☆⌒o.

Ekiben adalah bento yang dijual di stasuin kereta api (*`▼´). Setiap stasiun memiliki tanda tangan Ekiben sendiri. Ekiben kebanyakan menyoroti makanan daerah dari stasiun mana dijual ゙☆⌒o(*^ー゚). Setidaknya ada 10.000 Ekiben yang dijual di sekitar stasiun kereta api di Jepang (*’-‘).

Bento juga merupakan bagian integral dari sekian hiburan favorit jepang ゙☆⌒o, karena dapat menikmati bento di bawah pohon sakura pada musim semi (*`▼´*).

Teishoku adalah “Set makanan” yang tersedia di berbagai restoran di Jepang dan disajikan dalam kotak ゙☆⌒o(*^ー゚).

Hinomaru Bento merupakan bento yang dirancang agar terlihat seperti bendera Jepang yaitu nasi putih dengan acar merah terang di tengah (*`▼´*). Hal ini merupakan kehormatan yang diberikan pada makanan ゙☆⌒o(*^ー゚).

Sumber : Japan Talk

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya