Sushi Bertemakan Seksual

Selain sushi, Jepang juga terkenal akan industri seksnya. Mungkin karena itulah Maruhachi Sushi di Nagoya, Jepang, menggabungkan keduanya. Restoran beraura misterius ini menyajikan menu sushi bertema seks.

seksual_sushi_1

Jika Anda biasa menemukan menu salmon nigiri atau California roll di restoran Jepang, di Maruhachi Sushi Anda bisa mendapati Sexual Harassment Sushi. Adapula Frigid Lady Sushi dan Soapland Sushi.

Sexual Harassment (pelecehan seksual) Sushi terdiri dari satu potong tentakel gurita dan daging kerang darah yang dibungkus dengan rumput laut. Tampaknya, tampilan dan susunannya dibuat seperti namanya. Ditambah sedikit campuran shoyu dan wasabi, kombinasi tekstur gurita dan kerangnya terasa unik. “Rumput lautnya juga terasa murni dan lezat.

seksual_sushi

Sexual Harassment Sushi

Di Jepang, soapland adalah sebutan untuk tempat pemandian yang sebenarnya adalah rumah bordil. Sang chef menginterpretasikannya ke dalam temaki sushi, atau nori yang dibentuk kerucut dengan isi nasi dan tiga macam kerang.

“Setiap kerang mewakili kelemahan di usia senja, keaktifan hidup, dan pertumbuhan tunas,” jelas sang chef. Entah apa hubungannya dengan soapland, namun penggunaan beberapa jenis kerang dengan tekstur masing-masing memberikan pengalaman makan nikmat.

Soapland Sushi

Soapland Sushi

Selain sushi bertema seks, adapula sushi lain yang tak kalah unik. Ialah Ice Cream Sushi, sushi yang harus disantap dengan cepat sebelum meleleh dan menjadi sangat manis.

Benar saja, es krim yang disantap dingin kalah manis dengan es krim yang telah mencair dan mengenai nasi. Bagaimanapun juga, nasi putih dan es krim vanila ternyata dapat melengkapi satu sama lain dengan baik!

Ice Cream Sushi

Ice Cream Sushi

Kalau Anda tak berselera mencicipi sushi-sushi aneh ini, Maruhachi Sushi juga menyediakan nigiri sushi klasik bertopping tuna, mackerel, atau blowfish. Potongannya tebal dan segar

sushi_1 sushi_2

 

sushi_3

 

 

Sumber: en.rocketnews.com

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya