telphone1

Samakah Budaya Penggunaan Handphone di Jepang ini Dengan Negara Lain?

Budaya menelpon di Jepang sangat berbeda dengan negara-nagara lainnya, setidaknya itu yang para turis asing (wisatawan lihat) saat mengunjungi Jepang. Kalian pasti sangat setuju bahwa dunia benar-benar berubah dengan munculnya smart phone yang selalu membantu kita untuk terhubung dengan dunia luar.  nah di Jepang sendiri, ada budaya yang sangat unik saat perallihan dari flip phone ke smart phone.

Berikut adalah hal-hal pengunjung asing lihat tentang budaya smartphone di Jepang:

1. Orang Jepang memiliki sopan santun yang tinggi menggunakan telepon di kereta atau di tempat umum

Mengobrol di handphone di dalam kereta dianggap sangat tidak sopan dan umumnya sangat tidak ditoleransi. begitu juga menerima telphone ato menelp di tempat umum, orang jepang merasa risih jika pembicaraannya didengar orang lain. Berbeda dengan negara lain (apalagi jika dibandingkan Indonesia) dimana kebanyakan dari kita tidak peduli siapa yang akan mendengar percakapan kita. Bahkan secara sengaja bicara keras-keras agar sosialita banget. 🙂

2) Banyak orang dewasa yang bermain game smartphone

Siapa bilang video game hanya untuk anak-anak? di jepang, banyak orang dewasa yang bermain game di HP mereka, apalagi Jepang sendiri negara yag kaya akan produksi game. ini akan dilakukan orang Jepang untuk mengisi waktu luangnya.

telphone2

3) Banyak orang menggunakan iPhone

Sebagian besar penduduk Jepang yang menggunakan smartphone memilih iphone. Saat iphone menerbitkan seri terbarunya, orang Jepang akan rela antre sehari sebelumnya di store iphone, bahkan sampai mendirikan tenda.

4) Jarang yang menggunakan hand free saat menerima panggilan telephone

Walaupun ada beberapa orang jepang yang menggunakan headphone saat menerima panggilan telp, tapi tangan mereka tetep memegang telp dan didekatkan ke telinga. Seperti alasan diatas, orang Jepang gak suka pembicaraan di dengar orang. Untuk hal ini, kalian akan sangat sulit menemukan orang jepang yang menggunakan hand free saat menerima telp.

5) Berkomunikasi dengan mengirimkan gambar makanan

Banyak orang Jepang yang melakukan hal ini, mereka akan mengupload makanannya ke Instagram. Yha hal ini sudah menjadi trend di orang-orang seluruh dunia.

6) Banyak orang menggunakan ponsel mereka sambil berjalan

Sebenernya hal ini dianggap tidak sopan di Jepang tapi hal ini justru terjadi dimana-mana. Di kota-kota ramai seperti Tokyo, kalian akan menemukan seorang pejalan kaki yang benar-benar serius berjalan akan menatap ke arah smartphone di tangannya.

7) Banyak orang menggunakan gambar anak-anak mereka atau karakter populer sebagai avatar

Orang Jepang punya sense privasi yang kuat, dan banyak yang pake nama palsu di dunia online, dan juga menghindari penggunaan foto asli mereka di social media. Kalo kamu pernah iseng-iseng membuka situs kencan Jepang, kamu bisa melihat buaanyaaak orang yang lebih memilih menyembunyikan muka mereka (karena semua orang tahu muka itu bukan faktor yang penting saat kencan online). Ini adalah fenomena yang cukup nggak lazim di dunia modern yang menekankan pada sharing. Tapi bagi orang Jepang, ini sangat penting.

8) Orang Jepang akan Marah jika Handphone diperiksa saat bekerja

Kalian pasti sudah pada tahu kan bagaimana orang Jepang bekerja sangat keras.Yang nggak kita tahu adalah, itu semua cuma show. Perusahaan Jepang adalah juara dalam hal membuang waktu, dengan meeting nggak berguna, berlarut-larut, dokumen yang berlebihan, dan banyak mengulur-ngulur waktu. Tapi yang terpenting adalah membuatnya terlihat seolah-olah kamu bekerja keras. Karena itu kamu bakal sering melihat pegawai toko berlari-lari di sekitar toko untuk melakukan kegiatan rutin, padahal jelas-jelas lari-lari di dalam toko itu beresiko. Karena itu, ngecek HP sekilas pun akan meruntuhkan ilusi “rajin” itu.

 

 

9) Orang Jepang Sering Menggunakan Telphone saat Makan Malam

Yhaa ini banyak terjadi di negara lain, termasuk Indonesia tentunya.

10) Orang Jepang tidak menggunakan Siri

Walaupun tingkat pengguna iPhone sangat tinggi, tapi mereka tidak menggunakan asisten pribadi ini. Mungkin karena ada hubungannya dengan poin nomer 4.

 

Mau menginap murah di Jepang? daftar disini dan dapatkan penginapan dengan harga dibawah Rp 500,000.

 

Sumber: en.rocketnews24.com

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya