Review : D-ARTS Rockman Classic

Dalam kesempatan kali ini kami akan me-review salah satu jagoan yang popular pada taun 90-an. Sesosok robot manusia berwarna biru dengan canon di tangan kirinya yang lebih dikenal lewat beberapa seri videogame, dia adalah the blue bomber, Rockman, dan nama lainnya di benua barat adalah Megaman.

Dia memulai debutnya dalam game Rockman yang dibuat pada tahun 1987 oleh Keiji Inafune. Sejak game tersebut mulai dinikmati oleh banyak kalangan, maka dia pun mulai popular hingga dibuat beberapa jenis variasi berdasarkan Rockman ini, seperti Rockman X, Rockman Volnutt, dan Rockman EXE. Disamping game side-scrolling yang kini mencapai 10 seri, Rockman classic ini juga muncul di game bergenre balap (Rockman Battle & Chase) dan guest character pada game yang akan rilis di WiiU, Super Smash Bros.

Namun seiring dengan waktu dia pun mulai terlupakan bahkan oleh company pembuatnya, Capcom.
Untuk menyegarkan ingatan fans-fansnya, Bandai pun merilis action figure ini serta dalam rangka memperingati 25 tahun Rockman.

D-ARTS Rockman (1)

D-ARTS Rockman (2)

D-ARTS Rockman (3)

D-ARTS Rockman (4)

Kelengkapan :

–  2 pasang tangan ( mengepal & terbuka )
–  2 buah rockbuster
–  Rush
–  Met
– Cannon effect
– 2 wajah extra

Dan sayangnya tidak ada stand / penyangga untuk figure ini.

D-ARTS Rockman (39)

Action figure ini dibuat berdasarkan model dari game Rockman 8, dimana penampilannya tidak lagi 8-bit dan lebih ke style anime dan hampir 100% mirip baik dari detail dan proporsi.

D-ARTS-Rockman-(259)

Figure ini tergolong kecil, karena tingginya hanya 10 cm, sedikit lebih tinggi dari ukuran standart Nendoroid. Kira-kira seukuran 1 bungkus rokok.

D-ARTS Rockman (40)

Bila diperhatikan dengan seksama, ada perbedaan antara warna biru pada kaki dan tangan dengan warna biru pada bagian helm, dimana yang kaki dan tangan warna biru doff dan helm lebih metallic.

D-ARTS-Rockman-(211)

Terdapat 3 buah plat expresi wajah yang bisa kita gunakan pada figure ini.

D-ARTS-Rockman_ekspresi

D-ARTS-Rockman_ekspresi_2

Untuk mengganti wajahnya, cukup dengan cara melepas bagian depan helm dan memasang faceplat pada bagian belakang kepala. Untuk pertama kali memang akan sangat keras, maka harus perlahan dalam menarik bagian depan helm, gunakan katik tipis seperti jarum untuk mencungkil bagian depan helm dari sisi telinga bila diperlukan.

D-ARTS-Rockman_wajah

Salah satu senjata andalan Rockman adalah RockBuster, setiap kali dia mengalahkan boss dalam 1 stage, maka senjata tersebut akan memiliki serangan baru yang menyerupai gerakan boss yang telah dikalahkanya, namun sayang dalam kemasan ini tidak diberikan jenis serangan lain selain yang normal. Karena ringan, dengan blu-tack figure ini bisa ditempel di dinding untuk slidedown attack.

D-ARTS Rockman (10)

D-ARTS Rockman (17)

D-ARTS Rockman (59)

Figure ini juga menyertakan rockbuster extra untuk dipasangkan di tangan kanan, mode Double Rockbuster ini hanya pernah digunakan sekali sepanjang seri rockman yang pernah dirilis, yaitu pada Super Adventure Rockman, game Rockman berbasis semi-movie pada PS1. Disamping itu kedua tangan figure ini juga bisa diganti dengan yang normal, namun opsi tangan extra tersebut tergolong mini,  hanya mengepal dan terbuka.

D-ARTS-Rockman-(154)

Dari segi artikulasi figure ini bisa dibilang terbatas, karena bentuk kaki dan tangannya sendiri memang kembung dan sendinya tidak double-joint seperti kebanyakan figure artikulasi dari Bandai.

D-ARTS-Rockman-(151)

Figure lain dalam kemasan ini adalah Rush, anjing robot buatan Dr. Light yang mendampingi Rockman di setiap misinya.

D-ARTS-Rockman-(159)

Artikulasi dari Rush cukup bagus, ke-empat kakinya bisa digerakkan layaknya kaki anjing, begitu juga dengan kepala dan ekornya.

D-ARTS-Rockman-(158)

Figure terakhir yang terdapat pada box ini adalah Met (Mettaur), salah satu musuh kecil yang harus dilawan oleh Rockman di awal-awal dimulainya misi.

D-ARTS Rockman (28)D-ARTS Rockman (29) 

Figure kecil ini tidak ada artikulasi sama sekali, tapi helm kontaktornya bisa dicopot.

D-ARTS Rockman (27)

Seperti pada gamenya, bila Met sembunyi didalam helm tersebut, maka dirinya tidak bisa diserang dan akan memantulkan segala jenis serangan lawan, namun ada juga serangan pada seri tertentu yang bisa memberi damage padanya walaupun dalam keadaan bersembunyi.

D-ARTS Rockman (41)

D-ARTS Rockman (42)

Overall figure ini cukup bagus untuk dikoleksi, terutama untuk mereka yang dulu pernah memainkan original Rockman hingga seri ke-8. Bisa dibilang kemasan ini adalah 3 in 1, satu harga untuk 3 buah figure kecil. Bila ukuran dan artikulasi bukan masalah, maka figure ini adalah figure Rockman terbaik yang pernah dirilis hingga saat ini.
Score : 7/10.

D-ARTS Rockman (43)

Terimakasih telah menyimak review kami, semoga berkenan dan bisa mengenang Rockman yang saat ini dirumorkan bereinkarnasi dalam bentuk baru oleh para fans, yaitu Migthy No.9
Kami tutup review kali ini dengan lagu opening Rockman 8, Electrical Communication.

Gallery foto:

 

Special shoot to J-CUL:

D-ARTS Rockman (44)

Author:

Artikel kiriman dari salah satu anggota komunitas yang ada di bali, BAFLO (Bali Action Figure Lovers)

[nama_author gambar=”http://j-cul.com/wp-content/uploads/2013/07/toni.jpg” nama=”Toni Ogikan”]
Facebook : Toni Ogikan
Group: Bali Action Figure Lovers
Artikel lainnya yang pernah dikirim oleh Toni san adalah:

Figma Karen Araragi

Nendoroid Sakura Miku

Nendoroid Megpoid Gumi

Nendoroid Asuna dan Nendoroid Karito

[/nama_author]

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya