Perbedaan Otaku Pria dan Wanita

Akhir tahun 1970an, istilah “otaku” yang lebih dikenal di Jepang sudah menyebar ke seluruh dunia. Otaku sendiri berarti orang yang sangat terobsesi dengan hobi yang
berhubungan dengan manga, anime, game,dll. Bahkan hobinya ini sudah melampui batas kewajaran dan sangat mempengaruhi keadaan sosial mereka. Ada beberapa syndrom
dalam otaku, dapat dilihat disini.

Di Jepang, otaku lebih disudutkan ke pria yang sangat culun. Dan ditekankan ke arah pria, meskipun tidak ada survey jumlah otaku wanita dan pria di Jepang. Hal ini dikarenakan, para otaku pria di Jepang sangat kurang untuk bergaul dengan teman-teman, dimana mereka lebih memilih untuk hidup menyendiri di dalam kamar.

Walaupun mungkin otaku wanita lebih banyak , namun mereka sangat pintar untuk menyembunyikan. Kebanyakan dari mereka bermain game sampai larut malam, dan lupa akan kesehatan mereka sendiri. Dan dengan sedikit make up, mreka akan terlihat segar di siang hari. Sehingga pria lebih terkenal sebagai otaku.

Lalu adakah perbedaan otaku pria dan wanita ini?

Menurut sumber, tidak begitu menjadi perbedaan apakah otaku tersebut pria atau wanita, ataupun lebih banyak otaku pria atau wanita. Namun yang membedakan adalah
“kualitas” dan “obsesi” mereka. Misalkan, seorang pria otaku rela menghabiskan lebih dari 9,000yen (sekitar $110) hanya untuk dapat tidur dan berpelukan diatas bantal anime yg mereka suka dengan kualitas bahan yg bagus.

Disisi lain, gadis otaku tidak begitu berminat dengan barang-barang yang mahal (dan mungkin sangat tidak tertarik untuk berzina dengan bantal). Perempuan itu realistis. Mereka hanya menghabiskan 3000-4000 yen ($36- $48) pada sebuah barang seperti CD, ataupun sekitar 300 yen ($3,60) untuk folder plastik bening dengan karakter anime yang menjadi best seller.

Hal ini membuktikan wanita cenderung lebih hemat terhadap obsesi mereka. Namun pria lebih cenderung memperhatikan kualitas, dan emosional serta pemilih tentang apa yg mereka inginkan.

Perbedaan lainnya adalah gadis otaku lebih cenderung untuk bergaul keluar, lepas dari obsesi mereka dan menunjukkan hobi lainnya. Namun tidak sama halnya dengan pria otaku, mereka sangat tertutup dan fokus dengan satu hal yang mereka suka.

Dan voice dari karakter anime juga mempengaruhi perbedaan otaku pria dan wanita. Jika seorang pria menyukai suatu karakter dan merasa bahwa karakter tersebut tidak memiliki pengisi suara (dubber) yg cocok, dalam saat tertentu, hal tersebut tidak akan mempengaruhi rasa suka nya kepada karakter tersebut. Tetapi untuk otaku wanita, perasaan tentang suara aktor dan karakter adalah  hal yg sama dan merupakan satu kesatuan, oleh karena itu sangatlah penting apabila diantara mereka,harus cocok satu sama lain.”

Selain itu, pria lebih cenderung menyukai karakter anime secara berlebihan dan memperlakukannya secara eksklusif dan posesif. Faktor penampilan anime sangat mempengaruhi otaku pria. Sedangkan wanita, untuk suka terhadap karakter, mereka harus mengetahui latar belakang, alur cerita, dari anime tersebut.

Namun, tidak dipungkuri ada beberapa otaku wanita yang menyukai karakter anime perempuan. Dalam khasus seperti ini, otaku wanita ini akan cenderung seperti otaku pria. Membeli barang-barang mahal dan sangat posesif.

Sumber: en.rocketnews.com

  1. jfa23
    5 tahun yang lalu

    otaku indo ma jepang bedanya 180 derajat ne klo dijepang lebih seneng diem dirumah klo di indo lebih seneng ngumpul tmen n ke warnet nyebar racun otaku ke org” awam XD
    kek gw contohnya :p

    Reply
    • Lyn kuromuno
      4 tahun yang lalu

      Benar benar setuju ak jg sama!! \(^u^)

      Reply
  2. Bagong016
    4 tahun yang lalu

    Maaf nih, tapi kok perasaan isi post ini biased banget? Alias cuma tertuju sama satu sudut pandang saja dan tidak ada fakta yang realistis?

    Ane sendiri kagak tahu kek gimana Otaku cewek ataupun cowok bersikap, soale ane itu wibu.

    Reply
  3. Nanana
    4 tahun yang lalu

    aku adalah laki-laki tetapi aku punya sifat otaku laki-laki dan perempuan, menghabiskan waktu kebanyakan menonton anime, punya karakter favorite, tetapi tidak terlalu berlebihan menyukai karakter favorit itu ._. , temanku dan keluargaku tidak ada yang tau kalau aku adalah otaku, nonton anime sampai jam 3 malam, walaupun begitu tidak ada orang yang tau kalau wajahku ini wajah habis begadang. kalau kalian hobi nonton anime dan baca manga okelah . . . tetapi jangan terlalu terpengaruh hingga menghabiskan duit banyak, kalau ingin cosplay buat barangnya pakai pakai barang bekas saja dan jangan lupa yang paling penting beri arti untuk apa kalian hidup didunia ini, jangan hanya terus menjadi penikmat , coba jadi pembuat karena jika kalian hanya menghabiskan waktu kalian menonton anime saja , hidup kalian itu bisa jadi tidak ada artinya bagi orang lain. (gua serius . . .)

    Reply
  4. Saya
    2 tahun yang lalu

    Bedanya otak lelaki lebih fokus sehingga susah lepas bila sudah gemar.
    Wanita lebih multitask dan fokus ke sosialisasi.

    Reply

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya