Penerima Beasiswa di Indonesia, Paling Banyak Belajar ke Jepang

‘’Dari total beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa Indonesia di seluruh dunia sebanyak 3.760 orang, sekitar 800 orang di antaranya ada di Jepang. Jumlah itu terbesar di antara mahasiswa penerima beasiswa Indonesia di berbagai negara,’’ ujar Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) RI di Jepang Prof.Dr.Ir.Iqbal Djawad, M.Sc. Iqbal Djawad yang dilantik sebagai Atdikbud RI di Jepang 15 Mei 2012 mengatakan, setelah Jepang, negara kedua penerima beasiswa terbesar adalah Australia. Pemerintah Jepang membuka pintu seluas mungkin bagi mahasiswa Indonesia belajar di negaranya, mengingat tenaga-tenaga muda Indonesia diharapkan dapat menguasai teknologi menjelang ASEAN Community tahun 2015. Iqbal Djawad juga menjelaskan, pemerintah Jepang pun memberikan beasiswa Mombusho kepada mahasiswa Indonesia. Saat ini jumlahnya berkisar 600 orang. ‘’Itu termasuk beasiswa antara pemerintah dengan pemerintah dan universitas dengan universitas,’’ kata dosen Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas tersebut.


thumb

Universitas Hasanuddin terpilih sebagai tuan rumah Seminar IV SUIJIAgustus 2014. Pemilihan itu ditetapkan setelah berlangsung Seminar Internasional III SUIJI di Kochi University, Jepang yang berakhir Kamis (29/8) petang.  SUIJI beranggotakan tiga universitas di Indonesia (UGM, IPB, Unhas) dan tiga universitas di Jepang (Kochi, Ehime, dan Kagawa University). Keenam perguruan tinggi ini setiap tahun melaksanakan pertemuan bergilir. Pada tahun 2013 di Kochi University, selain berlangsung pertemuan Forum Rektor juga dihelat seminar mahasiswa KKN dari keenam perguruan tinggi anggota SUIJI yang dihadiri 73 mahasiswa (UGM 9 mahasiswa, IPB 14, Unhas 10, Ehime 21, Kagawa 11 dan Kochi 8 mahasiswa). Dalam deklarasi yang ditandangani enam perwakilan universitas, SUIJI sepakat memulai pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Service Learning Program (SLP) sebagai kegiatan Konsorsium SUIJI dalam melaksanakan pembangunan pertanian berkelanjutan (Sustainable Agriculture Development) di bawah memorandum kesepakatan agenda kegiatan SUIJI.

 

20120511 092-thumb-600x450-1045

 

Sementara para mahasiswa KKN keenam perguruan tinggi masing-masing Nako Kobayashi (Ehime University), Kana Tanaka (Kagawa University), Yasuaki Mizaguchi (Kochi University), Mesalia Kriska (UGM), Silvia Sari Busnita (UGM) dan Dwi Ratna Sari (Unhas) membacakan hasil seminar Forum Mahasiswa yang mereka laksanakan. Dalam putusannya, forum sepakat membentuk organisasi kemahasiswaan guna memelihara hubungan dan kerja sama dengan masyarakat lokal. Para mahasiswa berusaha memahami kebutuhan maswyarakat lokaldan melaksanakann diskusi apa yang dapat dikerjakan untuk mereka. Para mahasiswa juga akan membuat akun faceboook untuk menangani informasi yang berkaitan kegiatan dari berbagai mahasiswa anggota SUIJI. Para anggota juga akan mengunjungi wilayah pedesaan secara periodik. Mahasiswa juga akan melaksanakn seminar berkaitan dengan Japan Development Program (JDP) dan Service Learning Program (SLP) sebagai media berbagi informasi dari berbagai mahasiswa.

 

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya