Payung Menjadi Sampah Baru Di Jepang

Hujan ataupun cerah, cosplyer ataupun pengusaha, semua orang menikmati kenyamanan benda yang terbuat dari plastik ataupun kain yang digunakan untuk melindungi kepala mereka ini. Namun, tahun ini menimbulkan masalah baru bagi pecinta payung, ketika Jepang diterpa topan dari Asia Timur, payung yang rusak karena tidak kuat melindungi kepala yang diterpa topan menjadi sampah baru di Jepang.

payung

Pejalan kaki di Jepang biasanya menggunakan payung saat panas ataupun hujan, saat menemukan tempat untuk berteduh dan cuaca sudah membaik, pejalan kaki di Jepang biasanya akan meninggalkan payung (mulai tidak layak pakai) yang mereka bawa.
Biasanya orang Jepang memiliki dua cara untuk membuang payung rusak mereka, yaitu

1 ) Membawa payung rusak mereka, hingga menemukan bak sampah kemudian membuangnya

payung

Hal ini tampak seperti hal yang sopan untuk dilakukan.Namun, website Byokan Minggu menunjukkan foto masyarakat Jepang membuang payung pada tempat sampah walaupun tempat sampah tersebut telah penuh dengan payung rusak.

2 ) Jatuhkan dan terus berjalan

payung2

Mereka menurunkan lengan ke samping , biarkan payung jatuh dari tangan mereka, dan terus berjalan pergi menghindari kontak mata dengan siapa pun .

Masayarakat Jepang melakukan hal tersebut karena belum menemukan cara yang “benar ” memperlakukan payung rusak tersebut. Ukuran dan bentuk payung membuat mereka sulit untuk membuang dengan cara yang benar.

Sesuatu yang perlu dilakukan untuk mengurai perilaku ini yaitu bisa mendapatkan program daur ulang payung.

Sumber : en.rocketnews24.com

 

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya