Ninja, Ksatria Misterius dari Jepang


Jika dilihat dari huruf kanjinya 忍者 (ninja) atau 忍の者 (shinobi no mono) terdiri dari dua karakter, kanji pertama berarti sembunyi, kanji kedua berarti orang, ninja dapat diartikan sebagai ksatria yang melakukan tugasnya secara diam-diam. Ninja dahulu merupakan ksatria yang dibayar oleh para bushi untuk melakukan tugas-tugas rahasia seperti menjadi mata-mata musuh, membunuh musuh dengan cara meracuninya, melakukan serangan mendadak pada malam hari atau menjaga para pemimpin bushi ketika sedang beristirahat. Serangan-serangan mendadak pada malam hari atau meracuni musuh dan memata-matai rencana musuh merupakan cara berperang yang terlarang bagi para ksatria bushi, maka dari itu mereka meminta para ksatria ninja yang melakukannya.

Tidak seperti ksatria bushi yang berasal dari keluarga kaya, para ksatria ninja umumnya berasal dari rakyat biasa yang kemudian diberi pelatihan khusus. Para calon ksatria ninja diberi pelatihan pada sebuah tempat yang diberi nama ninjutsu. Ninjutsu ternama di Jepang berada di wilayah Iga Ueno dan perfektur Shiga. Di sana mereka dilatih jurus-jurus ninja seperti cara untuk menghilang di antara api (katon-no-jutsu) , memanjat  pohon kemudian menyamar (mokuton-no-jutsu) , cara berjalan di bawah air (suiton-no-jutsu), dan cara menyamar menjadi batu (doton-no-jutsu).

Keberadaan ninja mengalami masa keemasannya pada era Sengoku. Pada masa ini, pemimpin ninja dan keluarga mereka hidup berkelompok dan memiliki daerah kekuasaan masing-masing. Namun pada tahun 1551-1582 ketika Oda Nobunaga ingin menyatukan Jepang di bawah kekuasannya, ninja mengalami masa kehancuran. Ketika itu, seorang ninja terkenal bernama Sugitani Zenjubō diberi tugas untuk membunuh Oda Nobunaga namun akhirnya gagal.  Oda Nobunaga melihat kekuatan ninja sebagai ancaman bagi dirinya, ia lalu menyerang ninjutsu terbesar pada masa itu, Iga. Para ninja mengalami kekalahan dan lari menyelamatkan diri  dengan cara menyebar ke arah gunung dan menghilang. Selain itu ada pula ninja yang melarikan diri kemudian menjadi abdi setia bagi Tokugawa Ieyasu. Tokoh-tokoh ninja yang terkenal pada masanya adalah Hattori Hanzo, Ishikawa Goemon, Momochi Sandayu dan masih ada beberapa tokoh terkenal lain.

Nah, pakaian dan senjata yang digunakan oleh para ninja dapat dilihat di foto-foto berikut:

Pakaian tradisional ninja

Senjata yang dipasang di tangan

Digunakan ketika memanjat

tali untuk memanjat

Pedang

Senjata yang digunakan dengan cara ditiupkan

Senjata berbentuk mirip dengan bintang yang digunakan dengan cara dilempar

Tertarikkah kalian untuk menjadi ksataria ninja.?? :d
Sumber :http://asianhistory.about.com

  1. Roy
    5 tahun yang lalu

    ninja itu lawan dr samurai ya dalam segi philosophy dan cara bertarungnya. samurai memiliki kehormatan untuk bertarung dengan lawannya di area terbuka dan dalam pertempuran yang adil, sedangkan ninja menggunakan segala trik dan tipudaya untuk memenangkan pertempuran. tapi ninja memiliki satu nilai kehormatan, mreka setia pada orang yg memperkerjakan mreka. jadi lebih baik mana ya kira2 :p

    Reply
  2. Ravenitsu Kouzimaru
    5 tahun yang lalu

    waahh,,, senjata.y keren” euuyy,
    pengen punya yg bintang”. buat lempar mangga malam” asyk tuh.
    hehehheee,,,,

    Reply

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya