Necronomidol: Idol Grup Dari Jepang Bertema Supranatural

Mereka tidak perduli tentang bisa tampil di Kouhaku atau tidak!

Mereka tidak perduli bisa tampil di Budokan atau tidak!

Mereka hanya ingin meng-invasi dunial per-idol-an bawah tanah!

 

Kita sambut: Necronomidol

 

aramajapan_p10-kracker-necronomidol-a-20141029

 

Dibentuk oleh Ricky Wilson, seorang mantan penyanyi hardcore yang sekarang bekerja sebagai pembuat mainan vinil yang sangat lembut yang menggunakan batu muttonchops dan berambut panjang.

aramajapan_p10-kracker-necronomidol-b-20141029-200x300

Ricky Wilson

Pada bulan Maret tahun lalu, Wilson posting ke situs tentang perekrutan bakat dimana ia mencari gadis-gadisparanormal” untuk beraksi di atas panggung, yang dapat menambahkan gangguan kepribadian.” Keempat gadis dipilih dari 30 pelamar.

 

Uraian singkat di website resmi mereka mengatakan:

Kami tidak memiliki aspirasi untuk berada di Kouhaku. Kami tidak benar-benar peduli tentang bermain di Budokan. Kami hanya ingin menggunakan waktu yang kita punya untuk menyerang dunia idola underground Jepang, dan membiarkan seluruh dunia tahu bagaimana menakutkannya bentuk kehidupan idol group ini.

 

Kata kunci untuk idol grup ini adalah: vengeful spirits, ruins, and fear/terror.
Dan genre musik mereka adalah: extreme metal, shoe gaze, and horror synthesizer.

 

Mereka hanya memainkan pertunjukan solo pertama mereka di Koenji Suara Studio DOM pada Sabtu malam, dan saat ini memiliki satu single yang dirilis ke iTunes.

 

 

Untuk yang penasaran gimana penampilan mereka, bisa di cek di video dibawah ini:

 

Gimana menurut kalian JCulers? merinding? hehehehee~

 

Sumber: www.aramajapan.com

  1. puspa
    3 tahun yang lalu

    ini mah di indonesia udah ada,
    group band kuburan
    ngemeng2, gak pernah nongol lagi si KUBURAN
    lupaa, lupa, lupa, lupa, lupa, lupa lagi syairnyaa…….
    c aminor ke g ke c lagi, hhahhahahah

    Reply
    • Hideo Itami
      3 tahun yang lalu

      mungkin ini KUBURAN versi cewekk.. tehe~

      Reply

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya