Mukojima-Hyakkaen Garden

Sejarah Mukojima-Hyakkaen ini memang sudah dimulai pada periode Edo. Pada masa itu, banyak tokoh ternama yang berlomba-lomba membangun tempat tinggal mewah dan dikelilingi dengan taman yang indah. Tujuannya tentu saja untuk menunjukkan status sosial mereka.

Nah, salah satu tokoh populer yang hidup pada puncak periode Edo (awal abad ke-19) adalah seorang pedagang antik ternama, yaitu Kikuu Sahara. Beliau membeli tanah di Mukojima, dan kemudian membangun sebuah taman bunga pribadi.

Menariknya, Kikuu Sahara tidak menggunakan jasa perancang taman profesional seperti yang biasa dilakukan oleh para daimyo, melainkan meminta bantuan teman-temannya yang memiliki latar belakang kesusastraan (penulis dan pelukis) untuk merancang taman ini.

Jadi tak heran jika taman ini kemudian memiliki nuansa yang berbeda dari taman-taman feodal pada masa itu yang biasanya bergaya taman tradisional Jepang (seperti Koishikawa Korakuen dan Rikugien), dan penuh dengan berbagai simbol sastra.

Semula taman ini memang menjadi taman pribadi. Namun demi menjaga kelangsungan taman, pada tahun 1938 janda pemilik terakhir dari taman tersebut, yaitu Tsunekichi Ogura, mendonasikan taman ini pada pemerintah Tokyo.

mukoujima_2

Per-tanggal 8 Januari 1939, taman seluas 10.885,88 meter persegi ini kemudian dibuka untuk umum dengan konsep taman berbayar. Taman ini pun telah diakui sebagai special historical site dan special scenic spot oleh Undang-Undang Perlindungan Properti Kebudayaan pada bulan Oktober 1978.

Saat baru dibangun, taman ini dirancang dengan 360 pohon Aprikot Jepang, sehingga tempat ini pernah dikenal juga dengan nama Shin Umeyashiki (new house of plum). Seiring berjalannya waktu, pelan-pelan di taman ini mulai ditambahkan berbagai tanaman lainnya (bunga maupun pohon) yang membuat Mukojima-Hyakkaen menarik untuk dikunjungi kapan saja karena selalu ada yang bermekaran di setiap musim.

Menariknya, bunga-bunga itu tak selalu berbentuk padang bunga seperti yang terdapat pada taman pada umumnya. Daya tarik utama taman ini justru terletak pada banyaknya bunga dan tanaman yang dibuat bergaya merambat.

Ada rambatan pohon Wisteria, Kudzu, Akebi, dan yang paling mencolok adalah adanya semak-semak yang dibuat seperti lorong memanjang. Masih banyak lagi jenis bunga dan vegetasi lainnya yang terdapat di taman ini, sehingga Mukojima-Hyakkaen juga populer sebagai tempat pengamatan alam.

Selain aneka bunga dan tanaman rambat, taman ini masih memiliki beberapa spot yang menarik untuk dilihat. Salah satunya adalah danau yang memiliki desain berbeda dari taman kebanyakan.

Exif_JPEG_PICTURE

Danau ini bentuknya memanjang (danau di taman lain biasanya berbentuk melebar), dan jika taman lainnya memiliki jalan setapak di sekelilingnya, maka di tepi danau di Mukkojima-Hyakkaen ini ditanami oleh berbagai vegetasi. Jalan setapak letaknya tidak tepat di sekeliling danau, sekalipun masih sama berbentuk loop melingkar.

Danau ini juga populer sebagai tempat pengamatan burung dan serangga. Jadi jika tertarik untuk mengamati burung, serangga, maupun vegetasi lainnya, pengunjung dapat sekaligus membawa peralatan yang diperlukan.

Point menarik lainnya terletak pada aneka fasilitas yang terdapat di Mukojima-Hyakkaen ini. Ya, taman ini memang dilengkapi dengan beberapa fasilitas pelengkap, salah satunya adalah sebuah rumah minum teh bernama Onarizahiki yang dapat disewa oleh umum dalam 3 pilihan waktu sewa, yaitu pagi, siang, dan malam.

Secara keseluruhan, rumah minum teh ini memiliki kapasitas 35 orang, namun pengunjung dapat menyewa bagian-bagian dari rumah minum teh ini (tidak harus menyewa seluruhnya) sesuai dengan kapasitas yang diinginkan. Mukojima-Hyakkaen ini juga memiliki sebuah tempat bermain anak, yang membuat taman ini menarik untuk dikunjungi bersama keluarga.

Dan masih ada fasilitas lainnya yang sayang untuk dilewatkan, yaitu kuil. Ya, di taman ini terdapat 2 kuil yang sebetulnya ukurannya tak terlalu besar. Kuil pertama adalah Sho-Hokora, dan yang kedua adalah Fukurokujyo-do. Walau tak terlalu besar, kuil ini dipersembahkan untuk salah satu dari 7 dewa keberuntungan, sehingga selalu saja menarik perhatian pengunjung.

Diluar beraneka ragamnya vegetasi serta aneka fasilitas yang terdapat di taman ini, masih ada keseruan lainnya yang menarik untuk dilakukan disini. Masih ingat dengan fakta bahwa taman ini dirancang oleh para ahli sastra? Nah, taman ini masih menyimpan jejak-jejak peninggalan dari para seniman dan sastrawan tersebut.

Terdapat bermacam monumen batu serta 29 puisi yang tersebar di seluruh taman, salah satunya dapat dilihat di dekat pintu masuk menuju taman. Berburu aneka jejak bersejarah tersebut dapat menjadi sebuah aktifitas yang menyenangkan, terutama bagi mereka yang memang tertarik dengan sejarah dan kesusastraan Jepang. Selamat berwisata!^^

Mukojima-Hyakkaen Garden
Lokasi : Sumida
Alamat : 3-18-3 Higashi-Mukojima, Sumida, Tokyo 131-0032
Telp : 03-3611-8705 (taman); 03-3619-4997 (untuk konsultasi makanan/minuman di rumah minum teh)
Jam operasional :
Taman
– 09.00-16.30 (pintu ditutup pada pukul 17.00), tutup setiap tanggal 29 Desember-3 Januari.

Onarizashiki
– 09.00-12.00 (periode sewa pagi);
– 13.00-16.30 (periode sewa siang);
– 17.00-20.30 (periode sewa malam).

Harga tiket :
Taman
– ¥150* (umum), ¥70* (usia 65 tahun ke atas), gratis untuk anak-anak.

Onarizahiki
– ¥4500* (Onari-no-ma, 15 orang atau kurang);
– ¥3700* (Naka-no-ma, 10 orang atau kurang);
– ¥3700* (Basho-no-ma, 10 orang atau kurang);
– ¥11900* (seluruh ruangan, 35 orang atau kurang).

Akses :
– 8 menit jalan kaki dari Stasiun Higashi-Mukojima (Tobu RR Isezaki Line);
– 13 menit jalan kaki dari Stasiun Keisei Hikifune (Keisei RR Oshiage Line)

Keterangan :
Tersedia jasa sukarelawan yang akan memandu dan menjelaskan sejarah serta point-point menarik dari Mukojima-Hyakkaen. Tour dilakukan setiap hari Sabtu dan Minggu, pada pukul 11.00 dan 14.00 (gratis).

*Harga sewaktu-waktu dapat berubah.

Mau ke tempat-tempat ini teman-teman?
Biar lebih hemat, pakai JR PASS  yhaaa…. (^-^)

jual_jr_pass

Daftar Harga JR Pass

Japan Rail Pass
Type
Ordinary
Green Car
Duration
Dewasa
Anak
Dewasa
Anak
7 consecutive days
29,110 yen
14,550 yen
38,880 yen
19,440 yen
14 consecutive days
46,390 yen
23,190 yen
62,950 yen
31,470 yen
21 consecutive days
59,350 yen
29,670 yen
81,870 yen
40,930 yen

 

Yang paling istimewa adalah, JR Pass ini khusus untuk WNA Jepang, alias orang Jepang sendiri tidak menggunakan fasilitas ini. Dan yang terpenting adalah, kalian harus ingat untuk menunjukkan fotokopi PASSPORT ASLI yang sudah mendapatkan visa dengan status “temporary visitor” saat membeli JR PASS.  Tunggu apalagi? buat kalian yang sudah punya rencana ke Jepang, beli JR Pass sekarang juga.

 

JR Pass bisa didapatkan di:

WENDY TOUR (PT S.M.I. TRAVEL) JAKARTA OFFICE TEL 021-29426820

WENDY TOUR (PT S.M.I. TRAVEL) BALI OFFICE TEL 0361-758027  FAX 0361-757429

EMAIL: [email protected]

Jika kalian ingin memesan secara langsung melalui telphone mohon untuk mengatakan mendapat informasi dari  jualjrpass.com ataupun melalui j-cul.com

 

 

Jual Jr pass

 

Jual Jr pass Jual JR PASS website Kalian tidak perlu capek-capek datang ke kantornya, karena JR Pass bisa dipesan lewat telepon dan akan dikirim ke alamat kalian.  Ayo buruan tunggu apa lagi!

Ada diantara kalian yang sudah datang ke tempat ini??? di share yhaa pengalamannya…….indahnya berbagi  :* :* :*


 

 

Sumber:  jalan2.com

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya