Monday Manga: Mahou Gyoushounin Roma

Magic peddler roma


Judul: Mahou Gyoushounin Roma

Pengarang: Norihiko Kurazono

Terbit: 2009

Volume: 5

Chapter: 25

Status: Tamat


Roma adalah seorang gadis misterius yang berkelana membagikan barang-barang yang memiliki kekuatan sihir unik kepada orang-orang yang ditemuinya. Sebagai ganti uang, Roma hanya meminta “klesha” atau kekuatan keinginan orang tersebut. Ketika menggunakan barang milik Roma, klesha akan membesar sehingga Roma bisa mencurinya.

Manga ini mengumpulkan berbagai macam kisah manusia pengguna benda-benda magis milik Roma. Seringnya, pengguna benda sihir Roma takluk pada ketamakan yang berlebihan hingga menghancurkan diri mereka sendiri, namun beberapa orang memilih untuk tidak dikendalikan keinginan mereka. Itulah yang menjadi tema utama manga ini: mengendalikan keinginan atau pengendalian diri. Dalam beberapa cerita, kita bisa melihat bagaimana nasib orang-orang yang terlalu menuruti hawa nafsu mereka yang begitu besar, hingga akhirnya malah menghancurkan diri mereka sendiri, seperti keinginan yang begitu besar untuk menang hingga rela berlaku curang dengan memanfaatkan barang sihir Roma. Tetapi dalam beberapa cerita, integritas manusia lebih bersinar mengalahkan ketamakan, hingga membuahkan hasil yang baik.

Jadi, meskipun manga ini sudah berusia cukup tua (bagi standar kekinian), pesan yang disampaikan oleh pengarangnya masih relevan dengan situasi sekarang. Apalagi jenis-jenis situasi yang dihadapi oleh orang-orang yang dijumpai Roma sedikit banyak beresonansi dengan kehidupan remaja zaman sekarang.

Kekurangan manga ini hanyalah gaya penceritaan yang cenderung repetitif. Ceritanya selalu berawal dari seseorang (biasanya remaja) yang memiliki sebuah masalah, lalu Roma tiba-tiba muncul menawarkan benda sihir yang tepat untuk situasi mereka. Setelah itu, si pengguna akan mencoba benda tersebut. Dari sana, si pengguna bisa mengarahkan diri mereka ke bad ending, dimana Roma akan mencuri klesha mereka; atau good ending, dimana si pengguna akan membuang atau mengembalikan benda yang mereka terima ke Roma tanpa kehilangan klesha mereka. Jadi mungkin agak membosankan untuk diikuti. Plot twist yang sangat mencekam di cerita pertama lama-lama kehilangan efeknya di cerita-cerita selanjutnya.

Manga ini sangat direkomendasikan untuk mereka yang sudah jenuh dengan manga-manga populer zaman sekarang yang hanya menonjolkan jalan cerita yang terlalu panjang tanpa diisi pesan-pesan moral yang berarti. Nilai filosofis dan moral manga ini cukup tinggi dan disampaikan dengan cara yang terang-terangan, membuat manga ini sangat cocok dinikmati oleh siapapun.

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya