Menjual Dollar “One Piece” Seorang Pria Jepang di Penjarakan

Konnichiwa Minna-san! Tan desu! 😀

J-Culers pastinya ada dong ya yang suka mengoleksi berbagai macam merchandise dari anime atau manga kesukaan ? Mulai dari pin, mug, gantungan kunci, dakimakura(?) , dan lain lain.
Di Indonesia sendiri merchandise seperti ini mudah ditemukan, namun tahukah J-Culers bahwa bahwa di Jepang, hal – hal yang menyangkut hak cipta seperti ini sangat dilarang ??

od-2

Seperti seorang pria Jepang bernama Tomoaki Tanahashi , ia ditangkap dan dipenjarakan pada tanggal 29 Oktober kemarin karena kedapatan menjual uang dollar yang diberi sticker karakter One Piece dan Elsa – Frozen

 

wst1410290074-p1

 

Saat rumah Tanahashi digeledah, ditemukan pula 448 uang ‘mainan’  yang belum dicetak.  Sebenarnya Tanahashi ditangkap bukan dengan alasan pemalsuan uang, namun karena pelanggaran hak cipta . Dari Maret sampai Agustus 2015, Tanahashi sudah menjual 4 lembar uang bergambarkan karakter One Piece yang ia jual dengan harga  1.500 yen atau 14 US dollar tanpa memiliki ijin resmi dari Shueisha untuk One Piece dan Disney untuk Frozen.

 

 

uang-one-piece-palsu-2-700x384 uang-one-piece-palsu-4-700x384

Di Jepang , hal seperti menjual-belikan merchandise tanpa ijin dari pemilik lisensi adalah hal yang sangat  dilarang dan melanggar hukum tentang hak cipta, maka dari itulah mengapa merchandise-merchandise orisinil yang diperjual-belikan memiliki harga yang mahal karena mereka juga harus membayar loyalti untuk karakter yang mereka gunakan.

Menurut J-Culers gimana ya kalau sistem ini juga diberlakukan di Indonesia? :/

Sumber: Sankei WEST

  1. shina
    4 tahun yang lalu

    izin share 😀

    Reply

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya