Member AKB48 Minegishi Minami, Membotaki Kepala Sebagai Permohonan Maaf

Di Jepang, menjadi seorang Idol bukanlah suatu perkara yang mudah. Seorang idol memiliki aturan-aturan yang harus ditaati dan tidak memiliki lagi privasi di kehidupannya. Hal ini sudah pernah dibahas sebelumnya oleh J Cul di artikel yang mengulas tentang aturan-aturan yang harus ditaati oleh para idol di Jepang (yang belum sempat baca klik DI SINI). Tidak boleh ada keteledoran tentang kehidupan pribadi dari seorang idol, atau ia akan ditinggalkan oleh para fansnya.

minegishi-minami-of-akb48s-sex-scandal-and-shame-shaving_h

Hal ini kini menimpa member AKB48, Minegishi Minami. Ia tertangkap meninggalkan apartemen Alan Shirahama, anggota dari grup Generations, yang sepertinya adalah pacarnya. Foto dirinya meninggalkan apartemen Alan pada pagi-pagi buta dengan menggunakan masker wajah putih dan topi trucker disebarluaskan oleh majalah gosip Jepang, Shukan Bunshun.

Setelah foto memalukan penyanyi 20 tahun tersebut dipublikasikan, Minami bukannya marah pada paparazi yang mengambil foto dirinya lalu menyebarluaskannya, atau membuat statement bahwa itu adalah urusan pribadinya jadi bukan urusan siapa-siapa, atau hanya membuat pernyataan maaf lewat akun twitternya. Sebaliknya, dia merasa terdorong untuk mencukur habis rambutnya sendiri dan selanjutnya, membuat video pernyataan sebagai ungkapan permohonan maaf darinya. Berikut ini adalah kata-kata yang disampaikan oleh Minami dalam videonya, dan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

“I’m Minegishi Minami from Umeda team B of AKB48.

 

I’m very sorry to have caused enormous worry to members, fans, staffs, my families and a lot of other people with the article in the weekly magaizne that is published today.

Melakukan Ojigi sangat dalam dan lama.

As the 1st generation member of AKB48, the group that has formed in 2005, it’s my responsibility to always behave as a good role model to juniors. I deeply regret what I did this time. It was a thoughtless deed and I was completely lacking self-awareness as a senior member.

My brain blanked out and I’m still unable to figure out what to do, what I can do. But after I saw the magazine a little ago, I couldn’t help but doing something. And I decided to shave my head without consulting any member or staff at my agency.

Although I don’t think I would be forgiven by doing this, the first thing that I went through my head was that “I don’t want to leave AKB48.”

This is a place where my dear members, who I spent my blossom of youth together, are. And it’s unimaginable to even think about leaving the group where I’m with so many wonderful and sweet fans.

I understand it’s wishful thinking, but if it’s possible, I would like to still be AKB48′s Minegishi Minami.

This is all my fault.

I’m truly sorry.

I will leave my hereafter to the hands of Akimoto-sensei and management.

Though I haven’t been able to tidy my mind up, but I just wanted to tell my current feeling to you.

Thank you so much for listening to me.

Melakukan ojigi sangat dalam.

Begitulah kira-kira kata-kata yang disampaikan oleh Minami sebagai permintaan maaf. Lalu apakah para fans dan manajemen mau memaafkan? Kita tunggu saja perkembangan kasus ini.

Sumber: BBC

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya