Kucing Besar Penjual Yaki Imo

Penasaran dengan apa itu Yaki Imo?? Yaki Imo tidak lain dan tidak bukan adalah ubi panggang. Makanan ini tidak asing lagi bagi kita orang Indonesia. Penjual yaki-imo atau ubi panggang di Jepang menggunakan mobil bak terbuka dengag suara sahutan khas-nya  adalah sebuah pemandangan biasa di Tokyo saat musim dingin. Ubinya dipanggang diatas batu kerikil panas dengan suhu 70 derajat  menghasilkan rasa manis yang melekat. Meski diremehkan, ubi panggang punya tradisi sejarah yang panjang.

Sekitar 280 tahun lalu pada jaman Edo (1603-1867), Jepang mengalami panceklik bencana kelaparan besar.  Puluhan ribu orang mati. Namun pulau Kyushu  (Jepang selatan) terselamatkan karena penduduknya kebetulan banyak menanam ubi.  Ubi kemudian banyak ditanam di tempat-tempat lain termasuk kota Edo (kota Tokyo sekarang) dan membantu penanggulangan bencana kelaparan.
Penjual akan melakukan berbagai macam cara untuk menarik perhatian pembeli. Salah satunya yaitu dengan menjadi kucing.
yaki imo

Yaki Imo

yaki-imo_7

Penjual yaki imo

Jika Anda beruntung, Anda akan melihat kucing legendaris yang membuat dan menjual Yaki Imo lezat di Kota Kurayoshi, Prefektur Tottori. Di Kurayoshi, penjual ubi jalar ini sangat  terkenal, nama karakternya adalah “Mikeneko Yamada”. Tidak ada yang tahu siapa dia sebenarnya, karena ini adalah nama karakternya, kucing. Seragamnya adalah kucing berbulu dengan kostum besar yang telah populer di kalangan penduduk kota, terutama di kalangan anak-anak. Ya, ini KUCING BESAR PENJUAL YAKI IMO

yaki_imo_1

yaki_imo_2

Bahkan popularitasnya sudah menyebar di seluruh negeri berkat adanya jaringan sosial , blog dan media lain yang telah mempublikasikannya dengan pakaian khas nya. 

yaki_imo_3

yaki_imo_4

yaki_imo_5

yaki_imo_6

Lihatlah bagaimana kucing ini berjualan dalam video berikut ini:

Jepang memang ada-ada saja ide kreatifnya.

 

Sumber: japonpop

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya