Konsep Taman di Jepang yang Populer

Pada Era Heian taman  pertama kali muncul digunakan sebagai rekreasi alam. Dengan adanya berbagai spesies, danau, air terjun menciptakan pemandangan terlihat semakin manakjubkan゙☆⌒o(*^ー゚).

Taman Jepang, dari tradisi Jepang kuno dapat ditemukan di rumah-rumah pribadi, di taman kota, di kuil Buddha atau kuburan Shinto, atau di kastil tua yang khas (*^ー^*). Zen garden adalah taman Jepang yang paling terkenal di Barat, dan juga di Jepang.

Keterlibatan eksistensi manusia untuk menggerakan taman sangat penting: tidak hanya dalam penciptaan, tetapi juga dalam pemeliharaan(”`д´)ゞ.

Jepang menawarkan berbagai pemandangan alam untuk mencapai suatu ketenangan.

Kebun khas Jepang memiliki simbolis lebih dari yang sebenarnya, seperti

Air
Sebuah pulau
Sebuah jembatan yang mengarah ke pulau
Bebatuan
Sebuah lentera, batu tradisional
Sebuah rumah minum atau pavilion
Ada dua jenis taman Jepang
Taman berjalan-jalan ditemukan selama perjalanan
Taman kontemplasi, untuk mengamati satu lokasi

1. Taman Kering

Banyak kuil memiliki taman zen menampilkan pemandangan alam kering (Karesansui). Taman tersebut tanpa air, tapi terdapat kerikil, bebatuan, lumut dan semak-semak sebagai cirri khasnya (*゚ー゚)ゞ⌒☆. Taman seperti ini yang terkenal di kuil di Kyoto adalah Taman Ryoan-ji.

Ada taman yang serupa lainnya yang menggunakan batu untuk dekorasi. Selain itu terdapat bambu, pepohonan seperti black pine Jepang atau pohon maple yang gugur , yang tumbuh di hamparan pakis dan lumut (*▼▼)ゞ.

2. Taman yang teduh

Menggunakan tehnik Shakkei-Zukuri yaitu tehnik yang digunakan oleh Landscapers Jepang untuk memberikan sebuah taman dimensi tak terbatasヾ(´▽`*)ゝ.

3. Taman Lumut “Saihoji”

Seperti ini bentuk taman pada umumnya di Jepang yang juga terkadang terdapat bangau dan bunga lotus (*゚ρ゚)ゞ.

Dan seperti ini para pekerja taman (▼о▼メ)ゞ

 

Sumber : jardins.htm

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya