Kill La Kill Anime Plagiat

Terdengar kabar bahwa anime yang sedang terkenal saat ini, Kill la Kill mendapat tuduhan dari Hiroyuki Ooshima ( mangaka ) yang kini menetap di Perancis. Beliau menyebutkan bahwa kemiripan anime Kill la Kill ini terlalu mirip dengan karyanya, yakni Gakuen Noise.

1

Ooshima kemudian menuliskan perasaan dan penyesalannya ketika mengetahui adanya anime Kill la Kill dalam blognya. Berikut adalah terjemahan dari beberapa bagian blog tersebut.

そして、それに非常に良く似た、というかキャラクター設定や舞台設定は丸々そのままといって差し支えないアニメが日本で始まったのを私は日本の友人から聞かされました。彼は親切にもPVを転送して下さいました。そうです。『キルラキル』というアニメ作品です。

Saya mendengar dari teman saya yang di Jepang bahwa ada sebuah anime yang latar belakang karakter maupun setting tempatnya mirip, bahkan sama persis dengan karya saya. Dia juga mengirim saya video promosi dari anime tersebut. Ya, anime itu berjudul Kill la Kill.

3

一つ二つなら偶然で済まされますが、数え上げればきりがないほどの類似性。おそらく、普通なら原作クレジットが入ってもおかしくない程の類似性です。

Kalau satu atau dua persamaan masih bisa di katakan kebetulan, tetapi dalam hal ini persamaannya terlalu banyak. Saya kira, nama saya seharusnya dicantumkan sebagai pengarang karena tingkat persamaan sangat tinggi.

今の今まで『キルラキル』関係者達からは一言の言葉も頂いていません。このような態度からも「片割れはフランス行っちまってるらしいし、しかも10年前のマイナー作品だ、パクっても誰にもばれやしねえ」という態度が透けて見えてしまいます。

Sampai saat ini juga saya tidak pernah mendapatkan kabar apa pun dari pihak Kill la Kill. Dapat dilihat dari sikap seperti itu juga bahwa mereka berpikir “Pengarangnya udah di Perancis, lagi pula karya ini udah 10 tahun tidak pernah laku, kalau kita tiru juga tidak akan ada yang menyadari”.

2

私は権利をよこせとか、原作クレジットを入れろとかそんな事を言いたいのではありません。『学園ノイズ』という作品があったと言う事を是非皆さんに知って欲しい、そして『キルラキル』関係者の方々にもう一度作家としてのリテラシーやモラルのあり方を考え直して欲しい。

Saya tidak bermaksud untuk meminta hak cipta ataupun pengakuan nama saya sebagai pengarang. Saya hanya ingin kalian mengetahui bahwa ada sebuah karya yang bernama “Gakuen Noise”, dan mengingatkan para staff Kill la Kill apa arti dari moral dan literasi yang benar sebagai pencipta suatu karya.

4

Memang benar, Gakuen Noise menceritakan tentang aksi seorang anak baru di suatu sekolah yang memberi tingkatan kepada muridnya berdasarkan kekuatan. Scarf warna merah yang diberikan oleh sahabatnya merupakan lambang dari tokoh utama tersebut. Dan tujuan dari tokoh utama adalah untuk mencari pembunuh sahabatnya. Sampai disini saja memang cerita sudah mirip dengan Kill la Kill. Gunting yang diganti scarf, sekolah yang berfungsi sebagai kota, osis yang berpakaian putih sebagai penguasa, dan masih ada persamaan lainnya.

Yah menurut jculers bagaimana? apakah benar anime Kill la Kill merupakan anime dari hasil plagiat manga yang sudah 10 tahun tidak laku? atau semua ini cuma kebetulan saja?

sumber : http://yaraon.blog

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya