CKj8wz0VAAEugdG

Hijabers dengan Style Lolita, Pantaskah?

Kini wanita berhijab semakin pintar berkreasi dengan setelan busananya. Beberapa di antaranya senang tampil eksentrik dengan gaya hijab unik. Hal tersebut juga diterapkan oleh hijabers asal California, Alyssa Salazar, yang populer di media sosial dan internet karena gaya busananya menarik perhatian. Tidak seperti hijabers pada umumnya, Alyssa menyukai gaya Lolita Jepang.

Gaya busana Lolita terinspirasi dari pakaian anak-anak di era Victoria yang dimulai di Jepang. Gaya busana tersebut populer di era 1990-an di Jepang yang kemudian diadopsi oleh masyarakat negara lain. Ciri khas gaya Lolita adalah gaunnya seperti pakaian anak-anak yang didekorasi dengan ragam kerut serta renda. Umumnya, bagian roknya berbentuk seperti cupcake dan dipakai oleh wanita dewasa.

Alyssa menyukai gaya tersebut dan berusaha merefleksikannya dengan hijab. Penampilannya tetap tertutup namun terlihat seperti tokoh anime Jepang. Berikut foto-foto wanita 25 tahun itu ketika bergaya Lolita.

hijaber

Wanita dewasa yang menerapkan gaya lolita akan terlihat gilry dengan dekorasi gaun yang dipakainya. Seperti gambar diatas, Alyssa yang datang ke Starbucks California Selatan, Amerika, mengenakan blue chiffon dress dengan print cupcakes. Penampilannya dilengkapi dengan boots tinggi selutut dan tas kepala beruang berukuran besar. Alyssa tetap memakai kerudung simpel yang dihiasi bando dan kalung berwarna pastel.

hijaber1

Tak hanya dalam acara tertentu saja, Alyssa selalu bergaya Lolita ketika pergi ke luar rumah baik ke pesta maupun acara kasual. Ia kerap mengenakan bando pita di atas jilbabnya, membawa tas berbentuk hati, dan boots tinggi. Alyssa yang merupakan seorang mualaf itu mengaku suka mengenakan pakaian ala wanita Jepang.

hijaber2

Rupanya gaya hijab Lolita yang dipakai oleh Alyssa menuai kontroversi. Beberapa komunitas hijabers tampak tak menyukai gaya busananya yang terlalu menarik perhatian. Ia juga beberapakali dikritik akan cara berpakaiannya sehingga membuatnya tak percaya diri. Namun di sisi lain, Alyssa mengaku lebih diterima kehadirannya ketika bergabung dengan komunitas Lolita.

“Jika saya bergabung dengan komunitas hijabers maka saya biasanya hanya duduk di pojokan sambil bermain ponsel. Berbeda dengan saat saya masuk ke komunitas Lolita, saya merasa lebih diterima. Mereka benar-benar ingin mengenal saya. Mereka juga mengundang saya untuk banyak kegiatan, saya pun bertemu teman-teman terbaik melalui Lolita,” tutur Alyssa seperti dikutip dari Rocketnews24.

hijaber3

Gaya busana Alyssa membuatnya populer di dunia maya. Blognya sudah memiliki followers lebih dari 10 ribu. Bahkan beberapa media juga memberitakan tentang gaya busananya yang menyatukan antara budaya Jepang dan wanita muslim. Gaya hijab Lolita juga dikabarkan mulai disukai oleh masyarakat muslim di negara-negara bagian barat.

 

Bagaimana menurut jculers??

 

Sumber: http://wolipop.detik.com/

  1. Kurotenshi
    1 tahun yang lalu

    menurut saya sih, itu karena dia suka banget lolita tapi dia masih pengen pake jilbab. Menurut saya itu masih pantas.
    gw suka sama kreativitas allysia (sori klo salah namanya-___-. Itu boleh, tapi jangan sampe menghilangkan arti dari jilbab itu sendiri..
    Karena ini hal yang baru buat masyarakat, ini mungkin masih kontroversi, lihat nanti kedepannya…

    Reply

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya