Hadirkan Kembali Ribuan Kunang-Kunang di Tokyo Hotaru Festival

Tidak sedikit kota-kota di Jepang yang dilewati oleh aliran sungai. Salah satunya Tokyo sebagai sang ibukota negara.

Tercatat bahwa Sungai Sumida yang terbentang sepanjang 20 kilometer menuju Tokyo Bay telah mengalir semenjak abad ke-17. Namun tahukah kalian bahwa dahulu kala banyak dijumpai kunang-kunang sepanjang sungai ini?

Sayangnya saat ini populasi kunang-kunang tersebut tidak dapat dijumpai lagi seiring pertumbuhan Tokyo secara fisik. Sepanjang Sungai Sumida telah kian padat dengan kehadiran gedung perkantoran, kawasan perbelanjaan, pemukiman, dsb. Termasuk ikon terbaru dari Tokyo, Tokyo Skytree.

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tokyo Skytree yang pertama, pertengahan Mei lalu Amanogawa Project menghadirkan kembali kunang-kunang di sepanjang Sungai Sumida dan menamai perhelatan tersebut dengan Tokyo Hotaru Festival.

Hotaru dalam bahasa Jepang berarti kunang-kunang. Tentunya bukan kunang-kunang sesungguhnya yang hadir dalam perhelatan ini. Bola lampu LED bersensor cahaya yang mampu mengambang di atas air berperan sebagai kunang-kunang yang menyusuri sepanjang Sungai Sumida. Bola lampu tersebut diberi nama inori boshi yang berarti bintang harapan.

 

Hotaru_Festival_1

 

Tokyo Hotaru Festival dimulai tepat saat matahari tenggelam. Dalam pembukaan perhelatan ini, para tamu melarungkan inori boshi sembari menyatakan harapan mereka untuk tahun ini. Setelah itu inori boshi yang terlarung akan terapung-apung di sepanjang permukaan Sungai Sumida, mengalir ke arah barat. Setidaknya terdapat ribuan inori boshi yang terapung di sepanjang Sungai Sumida dalam acara ini.

Sensor cahaya yang terdapat di bawah inori boshi akan menyalakan bola lampu ketika ia bersentuhan langsung dengan air. Ribuan inori boshi berdiameter 8.5 cm dengan cahaya biru yang senada dengan warna Tokyo Skytree ini seketika memberikan efek glow in the dark pada Sungai Sumida. Tentunya hal ini menarik perhatian siapapun yang melewati Sungai Sumida.

 

Hotaru_Festival_2

 

Tokyo Hotaru Festival merupakan salah satu bagian dari Amanogawa Project. Proyek ini bertujuan menciptakan atraksi baru di berbagai tempat yang tersebar di penjuru Jepang. Inori boshi  selalu hadir sebagai tokoh utama dalam setiap perhelatan dan menyulap berbagai area waterfront yang disinggahinya menjadi Galaksi Bimasakti. Sesuai dengan namanya, Amanogawa Project (Milky Way Project).

 

 

Author:
[nama_author gambar=”http://j-cul.com/wp-content/uploads/2013/07/saras-tokyo.jpg” nama=”Sarashanti”]
Facebook : Mifthanzi Ariana Sarashanti
Twitter: @sarashanti

[/nama_author]

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya