Gashapon Can , Bentuk Baru Gachapon

Hanya lagi satu bulan menuju kenaikan harga yang mempengaruhi penjualan besar di Jepang sebanyak 3%. Hal ini berarti membuat para pembisnis mulai berancang-ancang untuk menyesuaikan harga jual mereka, Japan’s vast vending machine industry lah yang sedang menghadapi tantangan yang lebih besar.

902845_289581087863790_1776661778_o

Karena pembayaran dan distribusi sistem mereka masih kaku dan sulit , bagi mereka untuk mengharapkan pelanggan supaya menambahkan tiga koin satu yen ke dalam mesin rasanya masih sulit. Adapun alternatif lainnya adalah untuk ” makan biaya sendiri “, perusahaan seperti Bandai mencoba beberapa pendekatan kreatif untuk produk itu sendiri. Para pembuat mainan akan mulai menjual kapsul berbentuk kaleng yang berisi mainan  (yang dikenal sebagai gachapon di Jepang) pada akhir bulan.

1015903_290472944441271_565466409_o

Garis sukses Bandai mainan kapsul dibawah brand GashaPon  secara tradisional muncul dari 400.000 mesin mereka , yang telah menjual mainan didalam kemasan bola plastik berukuran 5-7 cm untuk diameter yang dijual 100 atau 200 yen (US$ 1-2 ).

Takut akan ketersediaan mainan ini berkurang bersama dengan kekhawatiran potensi kenaikan pajak masa depan, Bandai telah memutuskan untuk menggunakan tempat silinder. Gashapon Can akan mendistribusikan mainan dalam tabung plastik yang terbuka seperti tempat kacamata. Panjang sekitar sepuluh sentimeter panjangnya dan enam sentimeter diameter.

Hal ini akan memungkinkan mainan yang lebih besar untuk muat di dalamnya dan memberikan Bandai lebih banyak ruang untuk menyesuaikan harga mereka. Gelombang pertama mesin gashapon akan mendistribusikan dua jenis kereta api mainan berdasarkan seri (Retsusha Sentai Tokkyuja untuk 400 yen ($ 3,90 ) masing-masing.

1966067_290472967774602_891565832_o

 

Jika berhasil, Bandai berencana untuk menambahkan lebih 20.000 mesin per tahun menjual barang-barang yang lebih besar untuk antara 300 dan 500 yen ($ 3 – $ 5).

1898908_290472987774600_1502856952_o

 

sumber : en.rocketnews24.com

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya