Beberapa Pulau Mematikan di Jepang

Beragam jenis wisata yang dilakukan dengan berbagai tujuan, salah satunya adalah datang ke tempat-tempat yang berbahaya. Jika Anda berani, datanglah ke 3 pulau paling mematikan ini. Mematikan berarti sangat berbahaya. Berbahaya bisa karena beberapa alasan seperti banyak binatang predator atau pulau tersebut mengandung zat-zat yang beracun. Inilah 3 pulau paling mematikan.

1. Pulau Miyakejima

Dibutuhkan nyali yang cukup besar untuk tinggal di pulau ini. Pulau yang berada di Kepulauan Izu, Jepang ini kerap dilanda gempa setiap beberapa tahun. Tapi, masalah utama bukan terletak di goncangan gempa.
Selain sering menimbulkan gempa, gunung vulkanik aktif ini juga mengeluarkan gas sulfur yang mematikan. Gas ini tidak hanya keluar dari gunung namun juga dari tanahnya. Pada tahun 2000, gunung tersebut kembali meletus dan semua penduduk langsung dievakuasi seluruhnya.

Pulau Miyakejima
Kini Pulau Miyakejima menjadi destinasi wisata karena banyak turis yang penasaran. Turis akan dibekali masker jika ingin memasuki pulau tersebut. Meski tingkat sulfur belerang di perairan sana cukup tinggi, tetap ada saja turis yang nekat berkunjung dan berenang.

2. Pulau Okunashima

Pulau yang berada di dalam kawasan Takehara, Hiroshima, Jepang ini memiliki kisah kelam pada masa Perang Dunia II. Pulau ini menjadi tempat percobaan sekaligus pabrik gas beracun. Beberapa orang lokal menyebut pulau ini sebagai Pulau kelinci karena banyaknya kelinci yang ada di sana.


Sebenarnya, kelinci yang ada di sana adalah hewan percobaan yang dijadikan alat pengetes keberhasilan gas beracun tersebut. Kini, pulau ini memiliki sebuah hotel dengan lapangan golf dan sepetak kawasan untuk kemping. Meski begitu, beberapa orang tetap sanksi bahwa pulau tersebut sudah bebas dari gas beracun.

3. Pulau Fukushima

Pada saat tsunami Jepang, penduduk di pulau ini diungsikan karena kerasnya kebocoran radiasi nuklir yang disebabkan oleh tsunami.

Fukushima

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya