Bali Berhasil Mempromosikan Pariwisatanya di Jepang

“Pelancong asal Jepang yang datang ke Bali tercatat bertambah 17,87 persen menjadi 96.013 orang selama Januari-Juni 2013. Ini artinya promosi yang dilakukan memberikan hasil,” kata pengamat Pariwisata Bali, Kawiana. Turis Jepang kembali menggeliat ke Bali sebagai tempat berlibur terutama mendatangi desa wisata di kawasan perkampungan seniman Ubud. “Ubud menjadi Favorit turis Jepang,” kata dia sambil memperlihatkan data dari Dinas Pariwisata Bali,” katanya. Menurut Kawiana, promosi harus tetap dilaksanakan, bila perlu harus lebih gencar lagi untuk bisa kembali menarik minat calon wisatawan asal negeri Matahari Terbit itu beramai-ramai datang berlibur ke Pulau Dewata seperti tahun-tahun lalu. Ia menyebutkan, turis Jepang yang datang berlibur ke Bali selalu yang terbanyak dan tetap berada diperingkat teratas, tetapi sekarang sudah dilampaui oleh turis Australia dan asal China.

 

japanese-tourists

 

Turis asal Jepang memang seharusnya bertambah banyak yang datang berlibur ke Bali dengan adanya penambahan volume penerbangan dari Indonesia ke negeri itu terutama dari maskapai Garuda Indonesia. Kawiana mengatakan, untuk mengembalikan kehadiran turis Jepang ke Bali, semua pihak hendaknya mau introspeksi dan berbenah diri untuk bisa menarik lebih banyak lagi turis Jepang ke Bali di masa mendatang. “Masalah karakteristik wisatawan perlu diperhatikan, misalnya turis Jepang tidak mau menonton orang melakukan ngaben (upacara pembakaran mayat). Sebaiknya jangan diarahkan untuk menyaksikan kegiatan tersebut,” katanya. Keindahan wisata pantai di sejumlah kawasan di Bali seperti Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Tanjung Benoa masih menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

 

Tinggalkan komentar jculers

Alamat email jculers tidak pernah dipublikasikan, fields yang bertanda * harus diisi.

Artikel lainnya